the last of valintine part A [MyungYeol]

Author:yeolyong

 

Note:hehe,mian lama lanjutnya habis aku kemarin betapa dulu xD ini juga miannya kalau ceritanya disini masih tanggal belas-belasan gitu biar pas gitu buat tanggal 14 kmren xD ini aku bagi dua karena kepanjangan jdi happy reading dan RCL plisssss !!! hargai karyaku

 

NO SILLENT READERS ! NO PLAGIATOR ! NO BASHING CEMAN-CEMAN xD

 

Aku hanya bisa menggenggam tangan yeol hyung yang sekarang terbaring lemas dikasur rumah sakit da yang pasti ia terbaring dengan alat-alat rumah sakit yang tak ku mengerti. Aku menciumi tangannya yang terinfus dan tak sengaja air mataku keluar. Hatiku terasa sakit melihat hyung yang aku cintai sekarang terbaring lemah disini di kasur ini. Aku membenamkan wajahku dipembaringannya dan mulai terisak,jujur aku tidak kuat melihatnya seperti ini ! sebenarnya ada apa dengannya ? kenapa tiba-tiba ia tersedak dan sesak nafas ?itu membuatku heran !

Aku merasakan ada sebuah tangan lembut mengusap lembut rambutku,apa mungkin sungyeol hyung sudah sadar ? aku langsung mendongakan wajahku dan tebakanku benar sungyeol hyung sadar dan dia tersenyum kepadaku.

Lihatlah betapa manisnya senyumannya walaupun dengan wajah pucat,senyumnya selalu manis dan tidak pernah luntur.

“hyung,kau sudah sadar biar aku panggilkan dokter ne”aku ingin berlari keluar ruangan rawat inap itu tapi lenganku ditahan oleh lengannya dan aku berpaling kearahnya dan yeol hyung menggeleng bahwa ia tidak ingin aku tinggalkan *wuuu,pedemu selangit L #L:diam dan lnjut pabo*

“ja..jangan…per…pergi…”ucap yeol hyung dengan terbata-bata lalu tersenyum

Miris….hatiku sangat miris ketika mendengar ucapannya yang terbata-bata itu rasanya aku ingin menangis,tapi aku tidak boleh menangis dihadapan yeol hyung aku tau jika yeol hyung selalu benci jika melihat aku menangis.

“jangan terlalu banyak bicara hyung,ya! Aku tidak akan pergi meninggalkanmu”aku kembali duduk dikursi dekat kasur sungyeol hyung lalu mengusap rambutnya yang agak panjang itu dengan lembut.

“L…”ucapnya sambil memandang kearahku

Aku mohon yeol hyung,jangan berbicara dulu !!! ketika aku mendengar suaramu yang lemah itu membuatku semakin sedih dan ingin menangis !

“ne,waeyo hyung ?sudah kubilang jangan terlalu banyak bicara “ucapku dan kembali mengusap lembut rambutnya

“hah,ak…aku…han…hanya..in…ingin…ke..luar”masih tetap dengan terbata-bata yeol hyung mengucapkannya

“hyung,kau kngin keluar ?”tanyaku memastikan dan yeol hyung mengangguk

“tapi,kau baru sadar hyung. Aku janji akan membawamu keluar tapi bukan sekarang”kataku dan tersenyum kepadanya

“ak…aku…in..gin…se..karang..”kata yeol hyung dengan wajah memelas

Siapa yang tak tahan dengan wajah memelas yeol hyung ?aku yakin jika inspirit melihat wajah memelasnya pai juga akan menyetujui apa kehendaknya.

“baiklah,akan kuturuti”aku menyetujui apa kehendak  yeol hyung

Aku mengambil sebuah kursi roda dan membantu yeol hyung untuk duduk dikursi roda tersebut dan aku mulai mendorong kursi roda tersebut.

 

Sungyeol P.O.V

 

Aku memang memaksanya untuk keluar ketika aku baru sadar,awalnya ia menolak tapi aku terus memaksanya dan disinilah aku sekarang ditaman halaman belakang rumah sakit ini. Sejuk !!! hawanya sangat sejuk !!! aku suka dengan suasana seperti ini. Sunyi dan hanya ada aku dan myungsoo berdua disini. Aku memperhatikan myungsoo yang hanya dia sedari tadi memandangi wajahku. Aku bingung,ada apa dengan wajahku ?apa wajahku jelek ?ya,dasar sungyeol pabo ! yaiyalah wajahmu sekarang jelek karena wajahmu terlalu pucat.

Aku ingin sekali menanyakan kenapa ia memandangi wajahku sebegitunya tapi mulutku sangat sulit untuk digerakan. Mungkin factor aku baru sadar dari pingsanku,mungkin ! aku hanya bisa menepuk pundaknya dan dia kaget dan sadar dari lamunannya lalu aku tersenyum kepadanya.

“waeyo hyung ?”tanyanya dengan wajah khawatir

“ke…napa…kau…me..la..mun..?”tanyaku dengan terbata-bata

Hah,ini membuatku sangat lelah karena harus berbicara terputus-putus seperti ini !

“aku melamun ?”tanyanya sambil menunjuk wajahnya dan aku menagguk menginyakan

“aku tidak melamun kok hyung,aku hanya memandnagi wajahmu saja yang akhir-akhir ini ada yang berubah”jawabnya sambil tersenyum kepadaku

“be..ru..bah..?”

“ne,berubah hyung ! pipi chubymu sekarang hilang dan itu membuatmu tak imut lagi hyung”jawabnya sambil terkekeh lalu mencubit pipiku sedangkan aku hanya memperpoutkan bibirku kesal.

“hyung,wajahmu lucu kalau sedang begitu”katanya lagi dan tetap terkekeh

Aku memperhatikan wajahnya yang sedang terkekeh itu,tampan…sangat tampan malah. Tak sengaja aku memperhatikan bibirnya dan aku merasa sangat ingin merasakan bibir itu walau sekali disisa umurku ini tapi sepertinya itu tidak mungkin karena bibir itu,mata itu,mungkin tubuh itu juga sudah dimiliki sungjong maknae yang sangat kusayangi.

“hyung..kau melamun ?”myungsoo menepuk pundakku dan itu membuat lamunanku buyar

“an…io,aku…ti…dak…mela…mun..”sergahku lalu tersenyum kepadanya

“oh,hyung lebih baik kita masuk karena hawanya terlalu dingin untuk hyung. Aku takut hyung sakit apalagi hyung tidak memakai jaket”ucapnya lalu menarik kursi roda ini

Myungsoo,seandainya kau tau bahwa aku mencintaimu malah mungkin melebihi cinta sungjong untukmu. Rasanya aku ingin mengucapkan hal itu tapi sepertinya itu tidak mungkin dan biarlah nanti ketika tanggal 14 febuari aku mmengungkap semuanya itu pun jika aku masih hidup.

 

Author P.O.V

 

Sunggyu panic ketika ia masuk diruang rawat sungyeol ia tidak melihat sungyeol diranjangnya. Sunggyu berteriak-teriak kepada woohyun untuk lekas mencari sungyeol tapi ketika woohyun ingin mencari sungyeol ketika itu juga pintu ruangan itu terbuka dan memperlihatkan sungyeol yang duduk dikursi roda dan myungsoo yang mendorongnya.

“sungyeol,kau dari mana saja ?”ucap sunggyu yang langsung menghampiri sungyeol

“aku…habis…jal..an…den..gan…L…”jawab sungyeol terbata-bata dan itu membuat gyu ingin menangis mendengar suara sungyeol seperti itu.

Ayo lah,gyu sangat menyanyangi sungyeol. Mungkin dia sudah menganggap sungyeol seperti dongsaengnya sendiri. Bukan sungyeol saja tapi semua member infinite,gyu sangat sayang kepada mereka.

“oh,istirahatlah dan janji jangan keluar lagi dari ruangan ini. Aku tau kau baru saja sadar yeol,seharusnya kau istirahat bukan jalan-jalan keluar dan kau L,kenapa kau membawa hyungmu sedang sakit ini keluar seharusnya kau mengerti___”kalimat gyu berhenti saat yeol menggenggam tangan gyu dan menatap gyu untuk diam. Mata sungyeol seperti berkata “hyung,jangan marahi myungsoo lagi dan berhentilah” sekan mengerti dari sorot mata sungyeol,gyu berhenti lalu menyuruh woohyun untuk mengakat tubuh sungyeol dari kursi roda dan menyuruhnya untuk meletakan sungyeol diatas ranjangnya.

“nah,sekarang istirahatlah yeol. Jika kau perlu apa-apa panggil saja aku,aku disini kok yeol”gyu mengusap lembut rambut yeol lalu menutupi tubuh yeol dengan selimut sampai dada dan yeol hanya tersenyum lalu memejamkan matanya.

Sunggyu menatap myungsoo dengan tajam,rasanya ia ingin sekali mengatakan bahwa myungsoo itu PABO karena seenak jidatnya saja membawa sungyeol keluar dengan masih keadaan lemah seperti itu.

“woohyunie,tetap disini ne. aku ada urusan dengan makhluk itu jangan kemana-kemana jaga sungyeol”bisik gyu dengan tatapan tajam lalu mendekati L

“L,bisakan kita bicara ?diluar”ucap gyu lalu langsung keluar sedangkan L hanya pasrah mengikuti gyu keluar.

“L,kau gila hah ! kenapa kau membawa sungyeol keluar ruangan ?kau tau kan dia baru sadar”teriak sunggyu yang sekarang mereka sudah berada ditaman belakang rumah sakit ini

“aku tau hyung,tapi itu kemauannya. Aku sudah melarangnya tapi dia selalu memaksaku”jawab L sambil menundukan kepalanya

Ia tau ia salah,dan dia sangat merasa itu !

“kenapa kau tidak menolaknya lagi”teriak gyu kembali

“kau kenapa sih hyung ?kenapa kau melarang yeol hyung keluar dari ruangan itu ?ada apa sebenarnya ini hah ! kau tau semua ini membuatku pusing”L meneriaki gyu balik,sungguh ia hanya bingung dengan keadaan ini dan itu membuat kepalanya pusing dan juga membuat amarahnya meleda-ledak.

“itu semua karena kebaikan yeol,aku tidak mau kalau dia…kalau dia__”belum sempat sunggyu mengucapkan hal yang sebenarnya sunggyu sudah terisak hebat.

Air mata sunggyu mengalir deras ketika harus mengingat apa kata dokter tadi,sungguh ia tidak ingin yeol meninggalkan infinite apalagi harus meninggalkan dunia ini selamanya ia tidak mau itu terjadi.

“hyung,katakanlah sejujurnya ! aku mohon”myungsoo merosotkan tubuhnya kedinding yang bernuansa putih tersebut sambil terisak juga

“yeolie,yeolie menderita ataxia dan itu bisa membuat yeolie lumpuh atau bisa juga mati”sunggyu menjelaskan semua hal itu dengan beruraian air mata,sungguh ia tidak sanggup harus menceritakan hal itu.

Sunggyu segera pergi meninggalkan myungsoo yang sekarang hanya menatap kosong kearah depan. Shock ! hanya kata itu yang bisa didekspresikan untuknya.

“ataxia…lumpuh…mati…”gumam myungsoo lalu tertawa sendiri”pasti gyu hyung berdusta,itu tidak mungkin yeol hyung tidak mungkin mengidapkan penyakit itu. Tidak itu tidak benar”gumam myungsoo kembali sambil menggelengkan kepalanya.

Penjelasan sunggyu tadi seperti mimpi buruknya baginya karena ia mengetahui bahwa malaikat yang selama ini ia cintai akan lumpuh ! akan meninggalkan infinite dan mungkin akan lebih parah lagi meninggalkan dunia ini.

 

 

 

TBC

One thought on “the last of valintine part A [MyungYeol]

  1. Huhuhu..kasian kasian kasian…
    Masa yeol hrs mati c…?Trs gmna dg myungsoo…?
    G boleh,yeol g boleh mati…g boleh..g boleh..g boleh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s