[2MIN] Love Again | repost

Tittle:Love Again

Author:YoungWook

Pairing:2Min

Genre:little angst,romance,YAOI

Rate: T

Leght:oneshoot

 

Taemin P.O.V

 

Dulu hari-hariku bahagia akan bersamanya.

Dulu hari-hariku akan berwarna seperti pelangi jika bersamanya.

Dan dulu hari-hariku dipenuhi dengan senyum jika bersamanya.

 

Tapi itu dulu bukan sekarang,karena hidupku,nyawaku sudah pergi dari sisiku dan sekarang aku hanyalah seseorang yang tidak sama sekali mengenal kata bahagia,mengenal senyum dan hari-hariku yang dulu berwarna seperti pelangi berubah menjadi hitam. Aku tidak akan bisa hidup tanpanya nyawaku KAI kekasih yang aku cintai dan aku sayangi. Semuanya telah hilang hari-hariku yang dulu bahagia,berwarna,dan penuh senyum sudah hilang karena dia telah pergi meninggalkan demi seorang yeoja yang dulu ia kejar-kejar sebelum menjadi abnormal karenaku.

“Minnie,tolong buka pintunya…hyung mohon sayang !!!makanlah walaupun hanya sesuap.hyung sedih melihat kau seperti ini”kata seseorang yang sangat aku kenal suaranya siapa lagi kalau bukan hyungku lee jinky dan lebih sering di panggil onew.

Selama beberapa hari ini aku memang tidak mau keluar kamar dan tidak ingin melakukan aktivitas apapun. Aku takut jika aku keluar nanti mataku melihat dia dengan yeoja itu,yeoja yang telah merebut kai dariku.

“aku akan makan hyung,tapi nanti jika Kai kembali padaku kembali dalam pelukanku lagi”jawabku sambil menatap kosong kearah jendela besar.

“Minnie,dengarkan hyung !!! tolong lupakan kai dan kembalilah seperti dulu.lihatlah dirimu seperti mayat hidup tidak makan dan hanya mengurung dirimu di kamar dan selalu berharap kai datang dan nyatanya tidak Minnie. kai tidak bakal kesini lagi karena dia telah mendapatkan penggantimu. Apa kau ingin di tertawakan olehnya hah ?dengan keadaanmu begini dia akan tertawa senang.jadi tersarhmu lah mau makan atau tidak tapi pikirkan apa perkataan hyung”teriak onew hyung di balik pintu dan aku tidak mendengar lagi apa suaranya mungkin ia sudah pergi.

Sebenarnya perkataan onew hyung tadi ada di pikiranku. Apa benar minho hyung akan tertawa senang jika ia melihat keadaanku seperti ini. Aku memang bodoh karena masih menunggunya,masih mengharapkan dia akan kembali kepadaku. Benar kata onew hyung aku harus kembali seperti dulu yang ceria dan selalu tersenyum kepada setiap orang. Aku harus berusaha melupakannya aku harus bisa melupakan kai hyung.

“aku berjanji akan melupakanmu hyung,walaupun itu tak mungkin tapi aku harus bisa aku akan menganggapmu seperti sampah yang harus di buang di tong sampah”aku menghapus air mataku yang sedari tadi mengalir dan beranjak dari kasurku.

 

Author P.O.V

 

Seorang namja cantik terlihat sedang asik berjalan-jalan di koridor kampus sesekali ada siswa yang menyapanya dan dia hanya membalas sapaan mereka dengan senyum. Ya,namja cantik itu adalah taemin yang beberapa minggu lalu terpuruk akan kesedihan karena di putuskan oleh sang namjachingu choi minho. Teman-temannya awalnya agak kaget ketika melihat taemin kembali kekampus dengan senyum cerianya,senyum yang dirindukan oleh setiap orang yang mengenal dirinya.

Taemin yang sedang asik berjalan-jalan di koridor kampusnya tak sengaja menangkan sang namjachingu ani manta namjachingunya sedang berciuman dengan seorang yeoja yang taemin kenal. Sepertinya minho dan yeoja itu menyadari adanya taemin yang sedang memperhatikan mereka berciuman.

“taemin”pekik yeoja itu

“hai sulli,kenapa kalian berhenti ?apa aku mengganggu kalian ?kalau aku mengganggu aku minta maaf kalau begitu”taemin tersenyum lalu pergi dari tempat itu.

kai yang mendengar perkataan taemin hanya terkejut,ia mengira taemin tak bakal menariknya pergi tapi nyatanya taemin tersenyum kepada dirinya dan sulli. Jujur kai padahal merasa bersalah telah memutuskan taemin tapi harus bagaimana lagi jika ia tidak memacari sulli keluarganya dalam bahaya.

“mianhae taemin,aku tau kau berpura-pura tegar tapi hatimu sakitkan melihat aku berciuman tadi dengan sulli tadi aku melihat itu dari pancaran matamu yang menyiratkan kesedihan.mianhae taemin,maafkan aku”kai menundukan kepalanya

Merasa bersalahkah ?tentu ia merasa bersalah kepada taemin. Ia tau jika selama beberapa minggu yang lalu taemin mengurung diri di kamar dan tidak masuk kuliah ia tau,rasanya ia ingin sekali pergi kerumah taemin dan membuatnya keluar dari kamarnya tapi apa daya sekarang kai tak sebebas dulu,sekarang sulli selalu ada di dekatnya dan selalu tidak mengijinkannya pergi kalau tidak bersamanya.

 

Taemin P.O.V

 

Aku terus belari di sepanjang koridor tadi dan sampailah aku di sebuah taman ini. Taman yang bertempatkan di belakang kampusku sekaligus sebagai tempat kenanganku bersama kai. Aku tak tau kenapa air mata ini keluar melihat kejadian tadi melihat kai mencium bibir sulli rasanya hatiku sakit.

Tuhan apa kau mempermainkanku ?

Aku hanya ingin melupakannya tapi kenapa tidak bisa,kenapa jika aku bersikeras melupakannya kenang-kenangan bersamanya kembali terekam di otakku.

“arrrggghh,otak bodoh berhentilah merekam kenang-kenangan itu.cukup,aku tidak ingin hatiku merasa terluka akan kenang-kenangan itu berhentilah”aku menjambak rambutku dan memukul-mukul kepalaku

Sungguh,aku ingin melupakan semuanya. Melupakan kenagan itu dari otakku !!

“hei,kau sangat berisik bisakah kau berhenti berteriak,teriakanmu membuat kepalaku sakit”kata seseorang yang berada di atas ranting pohon

“kau..sejak kapan kau berada disana”kagetku sambil berdiri dari kursi yang berada dekt pohon itu.

“sejak kau menjambak rambutmu dan memukul-mukul kepalamu seperti orang gila”jawab namja tersebut sambil memetik daun-daun yang berada di pohon itu

 

HUP

 

Namja itu melompat dari pohon tersebut dan hebatnya tepat di depan tubuhku. Kenapa sifatnya begitu mirip dengan kai,bersikap cuek pada penampilan yang apa adanya dan satu hal yang menyamakan mereka suka tidur di atas ranting pohon. Kenapa di saat aku kembali ingin melupakanmu ada seseorang yang sangat mirip denganmu. Tak terduga air mata ku kembali jatuh dari mata ini.

“hei,kenapa kau menangis ?apa aku ada salah atau ucapan aku tadi terlalu kasar ?”tanyanya beruntun.

Aku merasakan hangatnya sentuhan tangannya yang menghapus air mata ku yang keluar dari pelupuk mataku. Reflek aku memegang tangannya yang menghapus air mataku  dan memeluk tubuhnya

“biarkan seperti ini aku mohon”isakku dalam pelukan namja itu

Merasa sudah lama aku memeluknya aku segera melepaskan pelukan itu,menghapus air mataku yang masih mengalir

“gomawo”bungkukku lalu pergi meninggalkannya

Hanya beberapa meter aku berjalan meninggalkan taman itu tanganku di tarik oleh seseorang sampai aku terseret kembali kedalam pelukannya

“taemin,apa kau melupakanku ?” betapa terkejutnya aku ketika namja itu tau namaku,aku ingin memberontak melepaskan pelukannya tapi ia semakin erat memelukku.

“kau benar-benar melupakanku taemin ?”tanyanya sekali lagi,aku mencoba mengingatnya tapi nihil aku sama sekali tidak mengenalnya

“maaf,tapi aku memang tidak mengenalmu”jawabku dan mencoba melepaskan kembali pelukannya.

Akhirnya dengan susah payah aku melepaskan pelukannya,pelukannya terlepas juga. Aku melihatnya menundukan kepalanya. Aku menjadi merasa bersalah aku dongakkan kepalanya dan tersenyum kepadanya

“apa kau mengingatku ?”tanyanya sekali lagi dengan antusias dan tersenyum cerah kepadaku

“mianhae,aku tidak mengingatmu sama sekali,memang kau siapa ?”tanyaku dan kembali mengingat dirinya

“baiklah sepertinya aku harus menceritakannya supaya kau mengingatku.aku minho teman kecilmu dulu,kita sering sekali bermain bersama dan aku selalu menjagamu jika ada namja-namaja nakal yang mengganggumu. Apa sekarang kau mengingat aku ?”namja yang ku ketahui namanya tadi adalah minho menggenggam tanganku.

Awalnya aku sempat bingung dan mencoba mengingat kembali. Semakin aku ingin mengingatnya akhirnya ingatan itu aku bersama seseorang yang bernama kai tadi terlintas dalam otakku. Aku langsung menatapnya dan tak tau kenapa air mataku kembali jatuh.

“hei,kenapa kau menangis lagi taemin ?”tangannya kembali menghapus air mataku.

Aku langsung kembali memeluknya dan kembali menangis di dalam pelukannya

“minho hyung…akhirnya kau datang,aku merindukanmu”aku menangis sejadi-jadinya di dalam pelukannya

“uljima,mianhae aku meninggalkanmu mianhae Minnie”ucapnya sambil mengelus punggungku

 

Author P.O.V

 

Flashback

dua orang namja yang bisa di bilang masih anak-anak sedang berlarian di taman. Seorang namja cantik yang sedang berlari jatuh tak sengaja kaki tersenggol batu,namja tampan yang sekaligus temannya yang melihat itupun langsung datang ketempat namja cantik itu

“Minnie tenapa menangis ?”tanya namja tampan itu sambil menghapus air mata namja cantik itu

“kaki Minnie *hiks* cakit tadi *hiks* telcandung batu,Minnie tidak bisa beljalan *hiks*”isak namja cantik yang di ketahui bernama Minnie itu

“uljima,Minnie angan menangis ental minho hyung itut nangis”namja tampan yang diketahui namanya minho itu mencoba menenangkan Minnie dan berjongkok do depan Minnie

“Minnie,naiklah keatas punggung minho hyung biar minho antalkan Minnie pulang”minho berjongkok di hadapan taemin menyuruh taemin naik dan taemin hanya menuruti apa kehendak minho

Kedua namja tadi sekarang sudah beranjak dewasa dan sekarang mereka sudah menginjak sekolah menengah pertama. Namja cantik yang sering di panggil Minnie itu atau yang bernama lee taemin itu sekarang menjadi namja dewasa yang sangat cantik dan namja tampan yang bernama minho itu juga beranjak dewasa dan bertambah ganteng.

Suatu hari taemin berjalan sendiri tanpa minho,sebenarnya taemin hanya ingin menghindar sebentar dari minho. Ia selalu di anggap banci jika bersama minho karena jika taemin di bully minho yang selalu membelanya dan dia hanya dia menangis seperti yeoja,taemin sangat benci jika mengakui dirinya begitu lemah seperti yeoja.

Di tengah perjalanannya taemin di hadang oleh beberapa preman yang sepertinya ingin mengganggunya

“hai cantik,mau kemana ?sendirian lagi kau tak takut jika di culik orang”goda preman itu sambil mencolek-colek dagu taemin

Taemin hanya mundur takut,ya hanya itu yang ada dalam pikirannya ia sangat takut. Sekarang taemin sangat mengakui jika dia memang banci, lemah seperti yeoja,dan tidak bisa jauh dari minho.

“jangan sentuh aku,kalian salah mengira aku buka yeoja tapi aku namja”pekik taemin sambil mundur selangkan demi selangkah sampai langkahnya terhenti karena langkahnya sudah mentok oleh dinding

“memangnya aku buta apa jadi mengira kau yeoja,aku tau kau namja”preman itu semakin menjadi

“kalau tau aku namja kenapa masih tetap menggodaku,pergi aku mohon *hiks* aku mohon”taemin benar-benar sangat ketakutan saat ini sampai-sampai ia menangis

Saat preman itu ingin mengecup bibir plum taemin__

 

BUGH

 

“jangan ganggu Minnie ku”murka seorang namja sambil memukuli preman itu

“minho hyung”ucap taemin pelan sambil menangis

“ampun…saya tidak bakal mengganggunya lagi..mianhae”preman itu langsung melarikan diri.

Minho yang melihat preman itu lari terbirit-birit hanya tersenyum dan menuju ketempat taemin

“Minnie,kau tak apa ?”tanya minho sambil mengusap lembut pipi minho

“hyung~ aku takut..aku takut…”taemin menjawab dengan badan yang gemetar

“sssttt..uljima..jangan menangis sekarang preman itu sudah pergi jadi jangan takut lagi ne dan sekarang ayo naik di atas punggungku”minho berjongkok di depan taemin dan taemin menaiki punggung minho.

Selama di jalan minho dan taemin sama-sama diam,mungkin mereka bingung ingin membicarakan apa sampai akhirnya taemin berani membuka suara

“hyung~,aku merasa aku kembali ke jaman waktu kita kecil dulu. Aku jadi ingat waktu itu kau juga menggendongku di punggung karena kakiku terkilir”taemin semakin mengeratkan pegangannya di leher minho dan minho hanya terkekh mendegarkan kisah taemin,jujur minho menganggap ini akan menjadi moment terakhir baginya karena ia harus pergi ke jepang ikut appanya kesana

“ne,aku ingat itu.aku juga ingat betapa jeleknya wajahmu menangis saat itu seperti sekarang kekeke~”goda minho kepada taemin

“hyung~”rengek taemin di dalam gendungan minho

“hehe,mianhae. Minnie,aku ingin mengucapkan sesuatu kepadamu”minho berubah menjadi serius ketika mereka sudah sampai di depan rumah taemin

“mengatakan sesuatu ?katakan saja hyung tapi turunkan aku dulu”jawab taemin yang masih setia dalam gendungan minho

“baiklah”minho menurunkan taemin

“nah,sekarang kau ingin mengatakan apa ?”taemin tersenyum lembut kepada minho

“sebenarnya besok aku akan pergi kejepang ikut appa”jujur minho,minho yang mendengar itu shock rasanya ia tak ingin melepaskan minho karena minholah malaikatnya kalau minho tak ada siapa yang akan menjad malaikatnya

“hyung,kenapa kau harus ikut.kalau kau ikut aku dengan siapa ?aku kesepian hyung”cairan bening itu kembali keluar dari pelupuk mata indah taemin.

Sungguh ia tak ingin melepaskan minho malaikatnya

“tidak bisa,aku harus ikut Minnie,tapi aku janji aku akan kembali kesini demi kau.aku janji”minho menggenggam tangan taemin lalu menghapus air mata taemin dengan kedua tangannya

“yaksok”

“ne,yaksok”

Minho memeluk taemin dan taemin membalas peluan minho.

Flashback off

Sekarang minho dan taemin berada di kantin duduk bersama sambil meminum-minuman yang mereka pesan. Minho melipatkan kedua tangannya di atas meja dan meletakan kepalanya di atas meja sambil memandangi wajah taemin.

“yak,jangan memandangi begitu”teriak taemin,sebenarnya taemin hanya malu karena di tatap minho

“ternyata kau semakin cantik ne,pantas setiap namja terpesona kepadamu”goda minho dan godaan minho selalu manjur membuat pipi taemin merah

“hyung~kenapa kau hobi sekali menggodaku”taemin menunduk malu

Lupakah ia tentang kai ?ya,mungkin sekarang ia sudah melupakan kai karena malaikatnya sudah kembali,hidupnya yang baru sudah kembali.

“tapi kau rindu akan godaanku kan ?ya kan ?”minho kembali menggoda taemin dengan cara mencolek-colek dagu taemin

“ya,hyung aku bilang berhenti menggodaku !! aku malu !!!”teriak taemin lalu pergi meninggalkan minho

“yak,tunggu aku hanya bercanda Minnie”minho mengejar taemin yang semakin berlari ketika mengetahui minho mengikutinya

 

GREP

 

Minho menari tangan taemin kembali kedalan pelukkannya untuk yang kesekian kalinya

“tolong,jangan marah…aku hanya bercanda..!!!”minho mengecup puncuk kepala taemin melepaskan pelukan itu lalu mengecup kening taemin

“taemin…”seseorang membuyarkan moment indah itu dan suara itu sangat taemin kenali siapa lagi kalau bukan suara kai mantan namjachingunya.

Kai menarik tangan kanan taemin kasar untuk berada disisinya tapi minho dengan sigap juga menarik tanga kiri taemin,kai dan minho saling bertukar pandangan tajam.

“siapa kau beraninya menarik tangan taemin sekasar itu”minho tau kalau kai itu adalah manta namjachingu taemin dan membuat taeminnya sedih setengah mati karena harus di putuskan oleh kai

“ckck,kau tak kenal aku ! aku namjachingu taemin jadi aku mohon lepaskan taemin”kai menjawab dengan santai,taemin yang mendengar perkataan langsung menetap kai dan melepaskan tangan kai kasar dari lengannya

“apa kau bilang tadi ?namjachingu ?aku tidak salah dengar ?bukankah kita sudah putus dan kata-kata itu terlontar sendiri dari mulutmu kai jadi sekarang kau bukan siapa-siapa ku lagi”tegas taemin sambil memandang kai dengan tatapan yang bisa dibilang tatapan penuh cinta.

 

Kalau di bilang taemin sudah melupakan kai sepenuhnya. Itu salah karena taemin masih merasakan sedikit perasaan kepada kai.

 

“kau sudah mendegar penjelasan taemin kan ?bahwa kau dan taemin tidak terjalin apa-apa jadi kau bisa melupakan taeminkan”minho langsung menarik pergi dari tempat itu. Kai yang mendegar kata-kata itu dari mulut taemin hanya terdiam pasrah dan yang di katakana taemin tadi memanglah benar apa adanya.

 

Minho P.O.V

 

Aku menarik lengannya pergi dari tempat itu,aku tau ia masih mencintai laki-laki itu. Aku menengok kearah taemin yang berjalan disebalahku dia ahnya diam tak mengatakan apapun seperti pertama kali aku melihatnya tadi.

Sebegitu sakit hatinya kah ia ditinggal mantan namjachingunya itu ?mungkin sangat sakit,aku juga tak tau.

Aku menyuruhnya masuk kedalam mobilku dan taemin menurutinya,aku berlari kecil dan masuk kedalam mobilku sambil memandanginya yang sekarang hanya duduk diam sambil memandang kearah jendela dengan tatapan kosong. Jujur aku tidak bisa melihatnya seperti ini,aku ingin ia kembali ceria seperti dulu seperti aku mengenalnya.

“Minnie,gwenchana ?”aku mencoba bertanya takut-takut terjadi apa-apa dengannya

“nan gwenchana hyung”senyumnya,aku tau itu senyum palsumu taemin. Aku tau hatimu sekarang sakit.

“syukurlah,siapa dia ?apa benar dia namjachingumu ani mantan namajchingumu ?” aku mempertanyakan hal yang sebenarnya aku sudah tau

“ne,dia mantan namjachinguku hyung. Wae ?kenapa kau menanyakannya ?bisakah kita tidak membiacarakannya”kembali kau tersenyum taemin.

Jujur,aku miris melihat senyumanmu itu. Rasanya aku ingin sekali menggantikan posisimu yang tersiksa akan sakit hati itu taemin.

“eum..baiklah aku tidak akan membicarakannya lagi,sekarang kau ingin kemana ?”aku ingin mengajaknya jalan-jalan sekaligus ingin ia melupakan mantannya itu

“eum..aku ingin kita kekedai es krim aku sudah lama tidak makan es krim denganmu hyung”taemin tersenyum kepadaku dan berubah menjadi ceria.

Aku rindu akan wajah ceriamu taemin,aku janji akan menjadi pelindungmu lagi dan aku juga akan janji akan mendapatkan hatimu dan menjadikanmu menjadi milikku hanya milikku.

“baiklah,kita akan pergi ke kedai es krim”aku mencoba riang mengikuti gayanya yang ceria

“yey !!! es krim banana I’m coming”teriaknya di dalam mobil

Ku lesatkan mobilku membawanya kekedai es krim.

 

Author P.O.V

 

Taemin memakan es krim banananya dengan lahap sampai-sampai belepotan minho yang melihat itu hanya tersenyum.

Aaa~ ia sangat rindu dengan tingkah laku kekanak-kanakan taemin yang seperti ini.

“kau tidak berubahnya Minnie,sama saja seperti anak kecil jika memakan es krim selalu saja belepotan”minho tersenyum kepada taemin dan sesekali memakan es krimnya

“eh,benarkah aku makan es krim belepotan”taemin ingin mengahapus sisa es krim yang berada diujung bibirnya tapi tangan taemin di tahan oleh minho

“biar aku yang membersihkannya”ucap minho menahan tangan taemin

Minho mendekatkan wajahnya ke wajah taemin mengecup bibir taemin yang belepotan dengan es krim banana tadi. Taemin membelalakan matanya kaget atas perlakuan minho,taemin ingin meronta tapi mulutnya kebalikan dari kehendak taemin. Taemin membalas ciuman minho dan memejamkan matanya menikmati ciuman yang minho berikan kepadanya.

“taemin saranghae”minho berucap di tengah ciuman mereka,taemin yang mendengar itu langsung melepaskan ciuman mereka

“kenapa kau melepaskannya ?”minho kecewa dengan taemin yang melepaskan ciuman mereka.

“mianhae hyung..tapi aku…aku…aku tidak bisa hyung”taemin berlari dari kedai es krim tersebut meninggalkan minho yang sekarang hanya memandang kosong kearah depan.

Beberapa menit minho melamun akhirnya ia sadar bahwa ia salah mengatakan perkataan tadi salah dengan waktu yang tidak tepat. Minho segera  berlari mencari taemin berada.

 

Taemin P.O.V

 

Maafkan aku hyung,maafkan aku…

Sebenarnya aku juga mencintaimu tapi bayangan kai selalu tidak bisa hilang dari otakku,aku takut jika aku menerimamu disaat seperti ini aku takut menyakitimu hyung,aku takut jika aku menerimamu kau akan menjadi pelampiasan cintaku saja hyung.

 

JDER~

 

Kilat saling bersahut-sahutan sepertinya akan hujan. Sepertinya awan mengerti perasaanku yang saat ini sangat kacau.hati ku saat ini seperti awan yang berubah warna menjadi hitam yang ingin menurunkan air hujan,seperti itulah hatiku saat ini .

“tuhan,aku harus bagaimana ?aku mencintai minho hyung..tapi bayangan kai selalu ada di dalam otakku”tak terasa air mataku kembali keluar dari pelupuk mataku yang beriringan dengan air hujan yang sudah mulai turun dari atas awan untuk membasahi kota seol.

Sekarang aku hanya bisa dia mematung di taman yang sepi ini di temani rintikan air hujan dan di temani kilat-kilat yang bersautan. Sampai aku merasakan seseorang menepuk pundakku dari belakang,aku memutar arah tubuhku kebelakang dan melihat seorang namja yangs edang tersenyum kepadaku dengan pakaian yang basah kunyup.

“minho hyung,kau…”betapa kagetnya aku tau minho hyung mengejarku tanpa mengguakan alat transportasi apapun padahalkan ia membawa mobil tadi tapi kenapa ia begitu pabonya mau maunya mengejarku dan basah-badahan seperti ini

“ne,aku mengejarmu. Aku sangat menyesal karena telah mengatakan perkataan tadi taemin…sungguh aku minta maaf aku bukan bermaksud untuk seperti ….” Buru-buru aku menghentikan perkataannya dengan jari telunjukku yang kutaruh di tengah-tengah bibir tebalnya.

“ssttss…hyung tidak salah,jadi hyung tidak perlu minta maaf. Aku tadi hanya shock mendengar itu semua jadi seharusnya akulah yang minta maaf kepada hyung karena telah membiarkan hyung basah kunyup untuk mengejarku”aku tersenyum kepadanya di tengah-tengah air hujan yang turun membasahi kami

“tapi aku juga salah minnie karena telah mengatakan itu semua tanpa melihat waktu dan keadaanmu jadi aku juga minta maaf”minho hyung menarik tubuhku kedalam pelukannya

Hangat..

Kenapa pelukannya begitu hangat di saat hari hujan seperti ini…

Sepertinya aku sudah tau apa jawabannya tuhan..aku tau hatiku memilih siapa aku tau itu…

“minho hyung..”ucapku dalam pelukannya

“eum..”hanya deheman yang aku dengar

“saranghae..”ucapku lalu memeluk erat tubuhnya

Saat aku ingin memeluk erat tubuh minho hyung,minho hyung melepaskan pelukannya dan menatapku tidak percaya.

“tadi..”katanya dengan wajah tidak percaya

“ne,aku juga mencintaimu hyung dari dulu”jawabku lalu tersenyum

Minho hyung kembali menarik tubuhku kedalam pelukkannya dan mengecup puncuk kepalaku. Melepaskan pelukannya kembali dan mengcup bibirku kembali.

FIN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s